Siapa yang tak kenal
fotografi? Fotografi merupakan serapan dari bahasa Inggris “photography” yang berasal dari bahasa Yunani yaitu “photos” (cahaya) dan “grafo” (melukis/menulis). Teknik dari fotografi sekarang ini juga makin berkembang dan banyak macamnya.
Mulai dari lanskap, infrared, bawah air dan lain-lain. Bicara tentang teknik
fotografi, sekarang ini teknik fotografi dalam air atau underwater photograpy sedang menjadi tren. Underwater photograpy sudah menjadi sebuah aliran baru dalam dunia fotografi.
Secara umum, fotografi bawah air ini bisa diartikan proses pengambilan foto yang dilakukan di dalam air, bisa di laut, kolam renang atau di sungai. Bisa menyelam, snorkeling atau hanya sekedar seru-seruan. Sama dengan teknik lain, teknik ini juga sering diperlombakan.
Salah satu ajang
fotografi bawah air paling bergengsi di dunia adalah UPY (Underwater Photograper of the Year). Ajang bergengsi yang berbasis di Inggris ini sudah ada sejak tahun 1965. Berikut hasil jepretan memukau fotografi bawah air terbaik 2019 yang Liputan6.com lansir dari Underwater Photograper of the Year, Senin (25/11/2019).
Marcus Greatwood yang memperlihatkan Freediving di sebuah gua di Pulau Kefalonia.
Yung-sen Wu berhasil mendapatkan hasil memukau saat menjepret ikan salmon di Sungai Adams di British Columbia, Kanada
Golden Rays berkumpul dalam jumlah besar di perairan Pasifik Kosta Rika.
Jessica Farrer. Jessica merupakan seorang ahli biologi, dan telah bekerja dengan anjing laut di Antartika sejak 2009.
Inilah karya pemenang UPY 2019 Award Winners, Malcolm Nimmo
Eduardo Acevedo mengangkat cerita di mana Kura-kura Caretta menghabiskan sebagian besar hidupnya di laut lepas kini harus terjebak dalam tumpukan sampah.
(SUMBER LIPUTAN 6)
This is dummy text. It is not meant to be read. Accordingly, it is difficult to figure out when to end it. But then, this is dummy text. It is not meant to be read. Period.